Polisi Mulia, mencukupkan diri atas yang halal.

20 Mei 2016 02:00 | motivasi

Seseorang polisi jalan raya di Malang, Jawa Timur, Brigadir Kepala Seladi, bekerja sampingan memulung limbah serta barang sisa untuk di proses serta di jual kembali. Ia pilih bekerja diluar jam dinas untuk duit halal untuk penambahan untuk cost hidup istri serta tiga anaknya. 

Ditempat " basah " sebagai penguji praktek SIM A, Seladi tidak pernah ingin terima hadiah berbentuk duit, bahkan juga satu gelas kopi meskipun sebagai perkataan terima kasih dari mereka yang lulus ujian. Serta kehidupan seperti itu -- orang jujur yang sungguh langka di belantara manusia bermacam rupa di negeri ini -- telah ia lakoni beberapa puluh th., juga sepanjang 16 th. bertugas di service SIM A Polres Malang. 

 

Dengan tersebut ia jadi polisi yang bertugas dengan senyum tanpa ada beban, kepala yang tegak, serta harkat yang terbangun. 

Sungguh, Indonesia tidak berkekurangan orang baik. Mereka ada di mana-mana, tertimbun oleh berita kawin cerai beberapa pesohor, narkotika, korupsi, serta perburuan kursi kekuasaan. 

 

Panjang usia Yang Mulia Bripka Seladi.